Daftar Kesiapan Proses Belajar Mengajar Satuan Pendidikan di Masa Pandemi Covid-19

Table 1.1
Jumlah Satuan Pendidikan (semua)
Menurut Kesiapan Toilet bersih
Tiap Kecamatan di Kab. Aceh Tenggara

No. Kecamatan Tersedia Tidak Tersedia Belum Menjawab Σ Total
Jumlah % Jumlah % Jumlah %
1 Kec. Lawe Alas 32 58,18 0 0,00 23 41,82 55
2 Kec. Lawe Sigala-Gala 39 84,78 0 0,00 7 15,22 46
3 Kec. Bambel 41 70,69 0 0,00 17 29,31 58
4 Kec. Babussalam 57 76,00 0 0,00 18 24,00 75
5 Kec. Badar 38 84,44 0 0,00 7 15,56 45
6 Kec. Darul Hasanah 30 69,77 1 2,33 12 27,91 43
7 Kec. Babul Makmur 40 90,91 0 0,00 4 9,09 44
8 Kec. Lawe Bulan 47 82,46 0 0,00 10 17,54 57
9 Kec. Bukit Tusam 21 65,63 1 3,13 10 31,25 32
10 Kec. Semadam 31 75,61 2 4,88 8 19,51 41
11 Kec. Babul Rahmat 22 78,57 0 0,00 6 21,43 28
12 Kec. Ketambe 31 73,81 0 0,00 11 26,19 42
13 Kec. Deleng Pokhkisen 15 78,95 0 0,00 4 21,05 19
14 Kec. Lawe Sumur 18 72,00 0 0,00 7 28,00 25
15 Kec. Tanoh Alas 13 81,25 0 0,00 3 18,75 16
16 Kec. Lueser 33 89,19 2 5,41 2 5,41 37
Total 508 76,62 6 0,90 149 22,47 663
Daftar Pertanyaan:

1. Ketersediaan sarana sanitasi dan kebersihan.

1.1. Toilet bersih.
1.2. Sarana cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir atau cairan pembersih tangan (hand sanitizer).
1.3. Disinfektan.

2. Ketersediaan fasilitas kesehatan.

2.1. Mampu mengakses fasilitas pelayanan kesehatan, seperti Puskesmas, klinik, rumah sakit, dan lainnya.
2.2. Menerapkan area wajib masker kain atau masker tembus pandang bagi yang memiliki peserta didik disabilitas rungu.
2.3. Thermogun (pengukur suhu tubuh).

3. Pemetaan warga satuan pendidikan yang tidak boleh melakukan kegiatan di satuan pendidikan.

3.1. Data warga satuan pendidikan yang memiliki memiliki kondisi medis comorbid yang tidak terkontrol.
3.2. Data warga satuan pendidikan tidak memiliki akses transportasi yang memungkinkan penerapan jaga jarak.
3.3. Data warga satuan pendidikan yang memiliki riwayat perjalanan dari ZONA KUNING, ORANYE, MERAH dan belum menyelesaikan isolasi mandiri selama 14 (empat belas) hari.
3.4. Data warga satuan pendidikan yang memiliki riwayat kontak dengan orang terkonfirmasi positif COVID-19 dan belum menyelesaikan isolasi mandiri selama 14 (empat belas) hari.