Daftar Kesiapan Proses Belajar Mengajar Satuan Pendidikan di Masa Pandemi Covid-19

Table 1.1
Jumlah Satuan Pendidikan (semua)
Menurut Kesiapan Toilet bersih
Tiap Kab/Kota di Prov. Riau

No. Kab/Kota Tersedia Tidak Tersedia Belum Menjawab Σ Total
Jumlah % Jumlah % Jumlah %
1 Kab. Kampar 945 53,06 34 1,91 802 45,03 1.781
2 Kab. Bengkalis 869 77,11 12 1,06 246 21,83 1.127
3 Kab. Indragiri Hulu 592 71,76 25 3,03 208 25,21 825
4 Kab. Indragiri Hilir 625 39,11 81 5,07 892 55,82 1.598
5 Kab. Pelalawan 408 64,25 7 1,10 220 34,65 635
6 Kab. Rokan Hulu 652 50,70 33 2,57 601 46,73 1.286
7 Kab. Rokan Hilir 741 54,49 24 1,76 595 43,75 1.360
8 Kab. Siak 637 63,89 11 1,10 349 35,01 997
9 Kab. Kuantan Singingi 505 53,44 15 1,59 425 44,97 945
10 Kab. Kepulauan Meranti 203 35,06 28 4,84 348 60,10 579
11 Kota Pekanbaru 944 58,78 9 0,56 653 40,66 1.606
12 Kota Dumai 237 59,25 3 0,75 160 40,00 400
Total 7.358 56,00 282 2,15 5.499 41,85 13.139
Daftar Pertanyaan:

1. Ketersediaan sarana sanitasi dan kebersihan.

1.1. Toilet bersih.
1.2. Sarana cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir atau cairan pembersih tangan (hand sanitizer).
1.3. Disinfektan.

2. Ketersediaan fasilitas kesehatan.

2.1. Mampu mengakses fasilitas pelayanan kesehatan, seperti Puskesmas, klinik, rumah sakit, dan lainnya.
2.2. Menerapkan area wajib masker kain atau masker tembus pandang bagi yang memiliki peserta didik disabilitas rungu.
2.3. Thermogun (pengukur suhu tubuh).

3. Pemetaan warga satuan pendidikan yang tidak boleh melakukan kegiatan di satuan pendidikan.

3.1. Data warga satuan pendidikan yang memiliki memiliki kondisi medis comorbid yang tidak terkontrol.
3.2. Data warga satuan pendidikan tidak memiliki akses transportasi yang memungkinkan penerapan jaga jarak.
3.3. Data warga satuan pendidikan yang memiliki riwayat perjalanan dari ZONA KUNING, ORANYE, MERAH dan belum menyelesaikan isolasi mandiri selama 14 (empat belas) hari.
3.4. Data warga satuan pendidikan yang memiliki riwayat kontak dengan orang terkonfirmasi positif COVID-19 dan belum menyelesaikan isolasi mandiri selama 14 (empat belas) hari.